Amankah Bertransaksi Online?
Pertanyaan diatas adalah sangat wajar, karena model transaksi seperti ini termasuk baru bagi sebagian orang. Namun mayoritas orang di luar negeri sudah terbiasa berbelanja secara online dan itu merupakan gaya hidup mereka.
Memang perlu diakui bahwa mental sebagian masyarakat kita tidak sepenuhnya menjunjung nilai-nilai kejujuran dan profesionalisme dalam berbisnis. Akibatnya penipuan kerap terjadi bukan saja di dunia bisnis online tapi juga di bisnis real yang bukan online. Hal ini terjadi bukan karena bisnis onlinenya yang salah tapi karena mental manusianya yang rusak.
Jika manusia memegang teguh ajaran agamanya tentang kejujuran dan profesionalisme, maka dimanapun dan dengan sarana apapun dia bertransaksi, nilai kejujuran adalah menjadi hal yang utama. Karena kita yakin bahwa segala sesuatunya ada di dalam pengawasan Allah subhanahu wata’ala.
Dalam transaksi jual beli secara online dibutuhkan rasa saling percaya antara si pembeli dan si penjual. Karena kepercayaan adalah modal utama dalam bertransaksi. Disamping itu masing-masing pihak harus memahami tata cara bertransaksi yang benar dan aman, sehingga transaksinya menjadi halal dan berkah.
Semoga Allah merberkahi segala aktifitas kita.








